Perbedaan Git dan GitHub: Dua Hal yang Sering Disamakan

By | 4 November 2025

Bagi banyak orang yang baru belajar pemrograman atau terjun ke dunia pengembangan web, istilah Git dan GitHub sering kali terdengar bersamaan. Bahkan, tak sedikit yang mengira keduanya adalah hal yang sama. Padahal, meskipun saling berkaitan erat, Git dan GitHub memiliki fungsi dan peran yang berbeda. Agar tidak bingung, artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Git dan GitHub, perbedaan Git dan GitHub, serta mengapa keduanya sama-sama penting bagi developer modern.

Apa Itu Git?

Git adalah sistem kontrol versi terdistribusi (Distributed Version Control System) yang digunakan untuk melacak perubahan kode selama proses pengembangan perangkat lunak.

Diciptakan oleh Linus Torvalds pada tahun 2005 — orang yang juga menciptakan sistem operasi Linux — Git membantu developer mengelola dan mengatur perubahan kode dengan efisien.

Dengan Git, kamu bisa:

  • Menyimpan seluruh riwayat perubahan kode (commit history).

  • Membuat cabang pengembangan (branching) tanpa mengganggu versi utama (main branch).

  • Mengembalikan (rollback) kode ke versi sebelumnya jika terjadi kesalahan.

  • Bekerja secara offline tanpa bergantung pada koneksi internet.

Git bekerja secara lokal di komputer kamu, artinya setiap developer memiliki salinan penuh dari repositori proyek di perangkat mereka.

Contohnya, jika kamu mengerjakan sebuah proyek website, Git bisa mencatat setiap perubahan yang kamu lakukan pada file HTML, CSS, atau JavaScript tanpa kehilangan versi sebelumnya.

Apa Itu GitHub?

Sementara GitHub adalah layanan berbasis cloud yang berfungsi sebagai tempat menyimpan dan mengelola repositori Git secara online.

Jika Git adalah alat yang digunakan untuk mencatat dan mengontrol versi kode, maka GitHub adalah platform untuk membagikan dan berkolaborasi pada proyek Git dengan developer lain.

GitHub memungkinkan kamu:

  • Mengunggah repositori Git ke server online.

  • Bekerja sama dengan tim melalui fitur pull request, issue tracking, dan code review.

  • Mengelola proyek open-source atau privat dengan mudah.

  • Menjalankan otomatisasi workflow menggunakan GitHub Actions.

Dengan kata lain, GitHub adalah tempat penyimpanan (hosting) untuk repositori Git kamu agar bisa diakses dan dikolaborasikan secara global.

Kamu bisa membuat akun di https://github.com, lalu membuat repositori baru untuk menyimpan proyekmu secara online.

Perbedaan Git dan GitHub

Meskipun sering digunakan bersamaan, Git dan GitHub memiliki perbedaan mendasar dalam fungsi dan penggunaannya. Berikut penjelasan ringkasnya:

Aspek Git GitHub
Jenis Software version control Platform berbasis cloud
Fungsi utama Melacak dan mengelola versi kode secara lokal Menyimpan dan berbagi repositori Git secara online
Dibuat oleh Linus Torvalds (2005) Tom Preston-Werner dkk. (2008)
Lokasi penyimpanan Lokal di komputer Server cloud GitHub
Akses internet Tidak wajib Wajib
Bentuk Command line tools Website & GUI platform
Kolaborasi tim Manual (melalui merge dan push) Terintegrasi (melalui pull request dan issue tracker)

Singkatnya, Git adalah alat (tool), sedangkan GitHub adalah platform (tempat) untuk menyimpan hasil kerja Git secara daring.

Analogi Sederhana: Git = Mesin, GitHub = Garasi Online

Bayangkan kamu memiliki mesin yang bisa mencatat dan menyimpan semua versi dari proyek kamu (itulah Git).

Namun, agar orang lain bisa melihat, membantu, atau mengembangkan proyek itu bersama kamu, kamu perlu menyimpannya di tempat yang bisa diakses siapa pun secara online — dan di situlah GitHub berperan sebagai garasi atau tempat penyimpanan kode.

Cara Kerja Git dan GitHub Bersama

Berikut alur dasar bagaimana Git dan GitHub bekerja secara bersamaan:

Inisialisasi proyek di lokal dengan Git.
Kamu membuat proyek baru dan menginisialisasinya dengan perintah:

git init

Menambahkan file ke repositori lokal.

git add .
git commit -m "Inisialisasi proyek"

Membuat repositori di GitHub.
Masuk ke akun GitHub → klik New Repository → beri nama proyek.

Menghubungkan repositori lokal ke GitHub.

git remote add origin https://github.com/username/nama-proyek.git

Mengunggah proyek ke GitHub.

git push -u origin main

Setelah itu, proyek kamu sudah tersimpan secara online di GitHub dan bisa dilihat atau dikolaborasikan oleh developer lain.

Mengapa Developer Membutuhkan Keduanya?

Git dan GitHub sama-sama penting dalam pengembangan perangkat lunak modern karena:

1. Manajemen Versi yang Aman

Git memastikan setiap perubahan kode tercatat dengan baik, sehingga kamu bisa kembali ke versi sebelumnya jika terjadi error.

2. Kolaborasi Tim yang Efisien

GitHub memudahkan developer bekerja bersama, bahkan dari negara yang berbeda, tanpa harus mengirim file manual.

3. Transparansi dan Audit Trail

Setiap commit menyimpan informasi siapa yang mengubah apa, sehingga manajemen proyek jadi lebih transparan.

4. Backup Cloud

GitHub menyimpan kode kamu di cloud, membuatnya aman meskipun komputer lokal rusak atau hilang.

5. Portofolio Developer

GitHub juga berfungsi sebagai “CV digital” untuk programmer. Kamu bisa memamerkan proyek, kontribusi open-source, dan reputasi coding kamu.

Alternatif GitHub yang Perlu Kamu Tahu

Meskipun GitHub paling populer, ada beberapa alternatif lain yang juga menggunakan Git:

  • GitLab: Fokus pada DevOps dan CI/CD pipeline.

  • Bitbucket: Terintegrasi dengan ekosistem Atlassian seperti Jira dan Confluence.

  • SourceForge: Salah satu platform open-source tertua.

Namun, GitHub tetap menjadi pilihan utama developer karena komunitasnya yang besar, fitur lengkap, dan kemudahan integrasi dengan berbagai tools modern seperti VS Code, Docker, dan AWS.

Bisa Pakai Git Tanpa GitHub?

Jawabannya: Bisa.
Kamu dapat menggunakan Git sepenuhnya tanpa GitHub karena Git bekerja secara lokal.

Namun, jika kamu ingin proyekmu bisa dibagikan, dikelola tim, atau dibackup online, maka GitHub (atau platform serupa) sangat direkomendasikan.

Misalnya, saat mengerjakan proyek pribadi, kamu bisa menggunakan Git untuk mengatur versi kode tanpa internet. Tapi untuk proyek tim atau open-source, GitHub menjadi solusi terbaik untuk sinkronisasi antar anggota.

Kesimpulan

Git dan GitHub sering disamakan karena digunakan bersama, padahal fungsinya berbeda:

  • Git adalah alat version control untuk mencatat perubahan kode secara lokal.

  • GitHub adalah platform cloud untuk menyimpan, membagikan, dan berkolaborasi pada repositori Git.

Keduanya bekerja beriringan dan menjadi fondasi utama dalam dunia pengembangan perangkat lunak modern.

Jika kamu ingin menjadi developer profesional, memahami perbedaan Git dan GitHub adalah langkah pertama menuju pengembangan proyek yang efisien, aman, dan kolaboratif.