Sejak pertama kali dirilis, Bootstrap menjadi salah satu framework CSS paling populer di dunia. Dengan kemampuannya membuat website cepat, konsisten, dan responsif, framework ini banyak digunakan oleh web developer dari tingkat pemula hingga profesional. Namun, seiring perkembangan teknologi web, Bootstrap terus diperbarui agar relevan dengan kebutuhan zaman. Setelah sukses dengan versi 4, pengembang merilis Bootstrap 5 dengan berbagai peningkatan signifikan — baik dari sisi performa, fitur, maupun kemudahan penggunaan. Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan antara Bootstrap 4 dan Bootstrap 5, termasuk fitur-fitur baru yang membuat versi terbaru ini layak untuk kamu gunakan dalam proyek web modern.
Sekilas Tentang Bootstrap 4 dan 5
Sebelum masuk ke perbedaan, mari kita ulas sedikit latar belakang kedua versi ini.
-
Bootstrap 4 dirilis pada tahun 2018 setelah melalui proses pengembangan cukup panjang. Versi ini memperkenalkan Flexbox, menggantikan sistem grid berbasis float yang digunakan di Bootstrap 3.
-
Bootstrap 5, yang dirilis stabil pada Mei 2021, membawa banyak perubahan besar. Salah satunya adalah menghapus ketergantungan pada jQuery, serta memperkenalkan desain dan sistem yang lebih modern.
Dengan kata lain, Bootstrap 5 bukan sekadar pembaruan kecil — melainkan evolusi besar yang membuat pengembangan web semakin efisien.
1. Penghapusan jQuery — Fokus ke JavaScript Murni
Salah satu perubahan terbesar di Bootstrap 5 adalah tidak lagi menggunakan jQuery.
Pada Bootstrap 4, banyak komponen interaktif seperti modal, tooltip, dan dropdown bergantung pada jQuery. Namun di Bootstrap 5, semua script tersebut diubah menjadi JavaScript murni (vanilla JS).
Keuntungan perubahan ini:
-
Mengurangi ukuran file (lebih ringan).
-
Meningkatkan kecepatan loading.
-
Menghindari konflik antara jQuery dan library JavaScript modern seperti React atau Vue.js.
-
Lebih mudah diintegrasikan ke proyek modern berbasis ES6.
Bagi developer yang ingin performa cepat tanpa dependensi tambahan, perubahan ini sangat membantu.
2. Dukungan Internet Explorer Dihapus
Bootstrap 4 masih mendukung Internet Explorer 10 dan 11, sedangkan Bootstrap 5 sepenuhnya menghentikan dukungan untuk IE.
Langkah ini diambil karena IE sudah usang dan tidak mendukung banyak fitur modern seperti CSS Custom Properties atau Flexbox penuh.
Akibatnya, Bootstrap 5 bisa menggunakan CSS modern seperti:
-
CSS Grid dan Custom Properties (variabel CSS).
-
Utility API yang lebih fleksibel.
-
Performa rendering yang jauh lebih baik di browser modern.
Jadi, Bootstrap 5 lebih difokuskan pada browser seperti Chrome, Firefox, Edge, dan Safari.
3. Sistem Grid yang Ditingkatkan
Bootstrap 4 menggunakan Flexbox Grid System, yang sudah cukup kuat. Namun di Bootstrap 5, sistem grid-nya semakin fleksibel.
Berikut peningkatannya:
| Fitur | Bootstrap 4 | Bootstrap 5 |
|---|---|---|
| Jumlah breakpoint | 5 (xs, sm, md, lg, xl) | 6 (xs, sm, md, lg, xl, xxl) |
| Sistem Grid | Flexbox | Flexbox dengan CSS Variable |
| Gutter (jarak antar kolom) | Menggunakan .no-gutters |
Gutter diatur dengan g-* (misalnya g-3) |
| Responsif | Baik | Lebih adaptif dengan class tambahan |
Contoh penggunaan di Bootstrap 5:
<div class="container">
<div class="row g-3">
<div class="col-12 col-md-6 col-lg-4 bg-light p-3">Kolom 1</div>
<div class="col-12 col-md-6 col-lg-4 bg-secondary text-white p-3">Kolom 2</div>
<div class="col-12 col-md-6 col-lg-4 bg-primary text-white p-3">Kolom 3</div>
</div>
</div>
Sekarang, developer bisa lebih leluasa mengatur jarak antar kolom tanpa perlu menulis CSS tambahan.
4. Perubahan pada Formulir dan Input
Formulir adalah bagian penting dalam desain web. Bootstrap 5 membawa pembaruan besar di komponen ini.
Perbedaan utama:
-
Class
.form-groupdihapus, digantikan dengan spacing utility seperti.mb-3. -
Input, select, dan textarea kini memiliki gaya visual yang lebih modern dan konsisten.
-
Dukungan penuh untuk floating label (
.form-floating). -
Lebih banyak kontrol menggunakan class seperti
.form-check,.form-switch, dan.form-control-lg.
Contoh perbandingan Bootstrap 4 vs Bootstrap 5:
Bootstrap 4
<div class="form-group"> <label for="email">Email:</label> <input type="email" class="form-control" id="email"> </div>
Bootstrap 5
<div class="mb-3"> <label for="email" class="form-label">Email:</label> <input type="email" class="form-control" id="email"> </div>
Desainnya lebih bersih dan mudah disesuaikan tanpa perlu class tambahan.
5. Komponen Baru dan Perubahan UI
Bootstrap 5 memperkenalkan beberapa komponen baru, seperti:
-
Offcanvas Menu: untuk sidebar atau navigasi tersembunyi.
-
Accordion: menggantikan
.card-collapsedi versi lama. -
Utility API: memungkinkan developer membuat class CSS kustom langsung di HTML.
Selain itu, beberapa komponen diubah tampilannya:
-
Navbar lebih ringan dan mudah dikustomisasi.
-
Cards memiliki shadow dan border yang lebih halus.
-
Modal kini lebih ringan dan tidak lagi bergantung pada jQuery.
Dengan desain baru ini, tampilan website menjadi lebih modern dan minimalis.
6. Perubahan Utility Class dan Variabel CSS
Bootstrap 5 memperkenalkan utility API yang membuat class bawaan lebih dinamis.
Contohnya:
-
.text-*,.bg-*,.border-*kini bisa dimodifikasi dengan variabel CSS. -
Warna, jarak, dan ukuran bisa diatur langsung dari variabel tanpa mengubah file SCSS.
-
Developer bisa membuat custom utility class tanpa harus menyentuh file sumber.
Contoh:
:root {
--bs-primary: #0d6efd;
--bs-secondary: #6c757d;
Dengan ini, kamu bisa langsung mengubah warna tema di seluruh website tanpa menulis ulang CSS.
7. Ikon Bootstrap dan Dokumentasi Lebih Baik
Bootstrap 5 memperkenalkan Bootstrap Icons, kumpulan ikon SVG resmi yang bisa digunakan tanpa library tambahan seperti Font Awesome.
Selain itu, dokumentasi Bootstrap 5 kini jauh lebih mudah dipahami. Ada banyak contoh interaktif yang bisa langsung dicoba di browser.
8. Ukuran File dan Performa
Bootstrap 5 lebih ringan karena:
-
Tidak memerlukan jQuery.
-
Menghapus kode lama untuk Internet Explorer.
-
Menggunakan CSS modern yang efisien.
Ukuran file CSS/JS berkurang hingga 20–30%, membuat waktu muat halaman lebih cepat.
9. Migrasi dari Bootstrap 4 ke 5
Untuk kamu yang sudah menggunakan Bootstrap 4, proses migrasi ke Bootstrap 5 tergolong mudah, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
-
Ganti semua file CDN ke versi Bootstrap 5.
-
Hapus class seperti
.form-groupdan ubah ke.mb-*. -
Periksa komponen yang menggunakan jQuery (dropdown, modal, dll).
-
Uji tampilan di browser modern.
Kesimpulan
Perbedaan antara Bootstrap 4 dan Bootstrap 5 bukan hanya soal versi, tetapi juga pendekatan baru terhadap desain web modern.
Bootstrap 5 lebih ringan, lebih cepat, dan lebih mudah digunakan tanpa ketergantungan jQuery. Dengan dukungan penuh pada teknologi CSS modern dan tampilan yang lebih minimalis, Bootstrap 5 adalah pilihan ideal bagi developer yang ingin membuat website responsif, efisien, dan siap untuk masa depan.
Jika kamu masih menggunakan Bootstrap 4, saatnya mempertimbangkan untuk upgrade ke Bootstrap 5 agar bisa memanfaatkan semua fitur modern yang ditawarkan.