WordPress adalah salah satu Content Management System (CMS) paling populer di dunia, digunakan oleh jutaan website dari berbagai kategori — mulai dari blog pribadi, toko online, hingga website perusahaan besar. Salah satu keunggulan WordPress adalah kemudahannya untuk diinstal di berbagai lingkungan, termasuk hosting dengan cPanel. Bagi pemula, cPanel menjadi pilihan ideal karena tampilannya ramah pengguna dan sudah dilengkapi berbagai fitur otomatis, seperti file manager, database MySQL, dan installer WordPress siap pakai. Tutorial ini akan membahas secara lengkap langkah-langkah cara install WordPress di hosting cPanel, baik secara manual maupun menggunakan fitur Softaculous Installer, sehingga kamu bisa memilih cara yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.
Mengapa Menggunakan WordPress di Hosting cPanel?
Sebelum masuk ke langkah-langkahnya, mari pahami dulu mengapa banyak pengguna memilih WordPress dengan cPanel hosting:
-
Kemudahan Akses: cPanel memiliki antarmuka berbasis web yang intuitif, cocok untuk pemula.
-
Pengelolaan File dan Database yang Mudah: Kamu bisa mengatur file, membuat database, dan mengelola email tanpa perlu command line.
-
Fitur Auto Installer: Banyak penyedia hosting sudah menyediakan Softaculous untuk instalasi WordPress otomatis.
-
Kompatibilitas Tinggi: cPanel mendukung PHP dan MySQL, dua komponen utama yang dibutuhkan oleh WordPress.
1. Persiapan Sebelum Instalasi
Sebelum mulai menginstal WordPress, pastikan kamu sudah menyiapkan beberapa hal berikut:
-
Akses ke akun cPanel: biasanya diberikan oleh penyedia hosting (alamatnya bisa berupa
namadomain.com/cpanel). -
Nama domain aktif: bisa menggunakan domain utama atau subdomain.
-
Informasi login hosting: seperti username dan password cPanel.
-
File WordPress terbaru: bisa diunduh dari situs resmi wordpress.org
Jika hostingmu sudah menyediakan Softaculous Apps Installer, kamu bahkan tidak perlu mengunduh file WordPress secara manual.
2. Instalasi WordPress Menggunakan Softaculous (Metode Cepat)
Cara termudah dan paling direkomendasikan untuk pemula adalah menggunakan Softaculous WordPress Installer. Berikut langkah-langkahnya:
Langkah 1: Login ke cPanel
Masuk ke akun cPanel melalui tautan seperti https://namadomain.com/cpanel.
Kemudian masukkan username dan password dari penyedia hostingmu.
Langkah 2: Buka Softaculous Apps Installer
Cari bagian “Software” atau “Scripts”, lalu klik ikon Softaculous Apps Installer atau langsung WordPress jika tersedia di menu utama.
Langkah 3: Pilih Install WordPress
Klik tombol “Install” untuk memulai proses instalasi.
Langkah 4: Tentukan Domain dan Direktori
-
Pilih domain tempat WordPress akan diinstal.
-
Jika ingin diinstal di domain utama (contoh:
namadomain.com), kosongkan kolom “In Directory”. -
Jika ingin diinstal di subfolder (contoh:
namadomain.com/blog), isi denganblog.
Langkah 5: Masukkan Detail Situs
Isi informasi seperti:
-
Site Name: nama website kamu.
-
Site Description: deskripsi singkat website.
-
Admin Username: nama pengguna untuk login ke dashboard.
-
Admin Password: kata sandi yang kuat.
-
Admin Email: email aktif untuk pemulihan akun.
Langkah 6: Pilih Bahasa dan Plugin Opsional
Kamu bisa memilih bahasa Indonesia dan menambahkan plugin seperti Loginizer untuk keamanan tambahan.
Langkah 7: Klik Install
Setelah semuanya siap, klik tombol Install. Proses ini biasanya memakan waktu kurang dari 1 menit.
Setelah selesai, Softaculous akan menampilkan tautan ke:
-
Halaman Website:
https://namadomain.com -
Dashboard Admin:
https://namadomain.com/wp-admin
Selamat! WordPress kamu sudah berhasil diinstal.
3. Instalasi WordPress Secara Manual di cPanel (Alternatif Lain)
Jika hosting kamu tidak memiliki Softaculous, kamu masih bisa menginstal WordPress secara manual. Berikut langkah-langkahnya:
Langkah 1: Upload File WordPress
-
Unduh WordPress versi terbaru dari wordpress.org/download
-
Login ke cPanel → buka File Manager.
-
Masuk ke folder public_html (atau folder domain/subdomain kamu).
-
Klik Upload, lalu unggah file
.zipWordPress. -
Setelah selesai, klik kanan pada file
.zip→ pilih Extract untuk mengekstraknya.
Langkah 2: Buat Database MySQL
-
Kembali ke dashboard cPanel, cari MySQL® Databases.
-
Buat database baru, misalnya
wp_database. -
Buat user baru, misalnya
wp_user, lalu beri password kuat. -
Tambahkan user ke database dan beri All Privileges.
Catat nama database, user, dan password-nya — akan digunakan nanti.
Langkah 3: Konfigurasi File wp-config.php
-
Buka File Manager → folder tempat WordPress diekstrak.
-
Temukan file bernama
wp-config-sample.phpdan ubah namanya menjadiwp-config.php. -
Edit file tersebut, lalu sesuaikan bagian berikut:
define('DB_NAME', 'nama_database'); define('DB_USER', 'nama_user'); define('DB_PASSWORD', 'password_user'); define('DB_HOST', 'localhost'); -
Simpan perubahan.
Langkah 4: Jalankan Instalasi WordPress
Buka browser dan ketik nama domainmu, misalnya:
https://namadomain.com
Kamu akan diarahkan ke halaman instalasi WordPress.
Isi detail seperti:
-
Judul situs
-
Nama pengguna dan password admin
-
Alamat email
Klik Install WordPress, dan tunggu hingga proses selesai.
Akses Dashboard WordPress
Setelah instalasi selesai (baik otomatis maupun manual), kamu bisa login ke dashboard WordPress melalui:
https://namadomain.com/wp-admin
Masukkan username dan password yang sudah dibuat, lalu kamu akan masuk ke WordPress Dashboard, pusat pengaturan dan pengelolaan situsmu.
Di sini kamu bisa:
-
Mengubah tampilan menggunakan Themes
-
Menambahkan fitur baru lewat Plugins
-
Membuat halaman dan posting baru
-
Mengatur menu, media, dan komentar
Tips Setelah Instalasi
Agar website WordPress kamu aman dan optimal, berikut beberapa langkah penting setelah instalasi:
-
Ubah URL Login Admin: Gunakan plugin seperti WPS Hide Login untuk mengurangi risiko serangan brute-force.
-
Pasang SSL (HTTPS): Biasanya hosting cPanel menyediakan Free SSL dari Let’s Encrypt.
-
Update Rutin: Selalu perbarui WordPress, tema, dan plugin untuk keamanan dan performa.
-
Gunakan Plugin Caching: Seperti LiteSpeed Cache atau WP Super Cache untuk mempercepat loading.
-
Backup Berkala: Gunakan UpdraftPlus atau fitur backup hosting.
Kesimpulan
Instalasi WordPress di cPanel sebenarnya mudah dan cepat, baik menggunakan Softaculous maupun secara manual. Metode otomatis cocok untuk pemula karena hanya butuh beberapa klik, sementara metode manual memberi kamu kontrol penuh atas file dan database.
Setelah WordPress berhasil diinstal, langkah selanjutnya adalah mulai mengatur tampilan, menambahkan plugin penting, dan mengisi konten. Dengan memahami proses instalasi dari awal, kamu bisa lebih percaya diri dalam mengelola website profesional milikmu.