Fitur Rahasia VS Code yang Jarang Diketahui Tapi Sangat Berguna

By | 6 November 2025

Visual Studio Code atau VS Code adalah editor kode yang sangat populer di kalangan developer modern. Dikembangkan oleh Microsoft, VS Code menjadi pilihan utama karena ringan, cepat, dan kaya fitur. Namun, banyak pengguna hanya memanfaatkan fitur dasarnya seperti syntax highlighting, autocomplete, dan ekstensi populer seperti Prettier atau Live Server. Padahal, ada banyak fitur rahasia VS Code yang jarang diketahui, tetapi bisa sangat membantu meningkatkan produktivitas, efisiensi, bahkan kenyamanan saat menulis kode. Fitur-fitur ini tersembunyi di balik shortcut, pengaturan khusus, dan kemampuan bawaan yang sering terabaikan.

Dalam tutorial ini, kamu akan mengenal berbagai fitur tersembunyi VS Code — dari trik cepat navigasi, pengaturan efisien, hingga tools debugging yang bisa membuatmu merasa seperti “developer profesional”.

1. Multi-Cursor Editing — Ubah Banyak Baris Sekaligus

Salah satu fitur paling keren di VS Code adalah multi-cursor editing.
Dengan fitur ini, kamu bisa mengetik di beberapa baris sekaligus tanpa harus menyalin kode satu per satu.

Cara Menggunakannya:

  • Tekan Alt + Click (Windows/Linux) atau Option + Click (Mac) untuk menambahkan kursor baru.

  • Gunakan Ctrl + Alt + Down/Up untuk menambahkan kursor di baris bawah atau atas.

  • Gunakan Ctrl + D untuk memilih kata yang sama berikutnya.

Contoh:
Kamu ingin mengubah semua variabel userName menjadi username di beberapa tempat.
Cukup pilih satu userName, lalu tekan Ctrl + D beberapa kali, dan ketikkan yang baru — selesai dalam hitungan detik!

2. Command Palette — Semua Perintah di Ujung Jari

Tekan Ctrl + Shift + P (Windows/Linux) atau Cmd + Shift + P (Mac), dan muncullah Command Palette — jantung rahasia VS Code.
Fitur ini memungkinkan kamu menjalankan hampir semua perintah tanpa perlu membuka menu satu per satu.

Kamu bisa mengetik:

  • >Format Document untuk memperbaiki format kode.

  • >Toggle Word Wrap untuk menampilkan baris panjang secara penuh.

  • >Change Language Mode untuk mengganti bahasa pemrograman secara cepat.

Bagi developer yang ingin efisien, ini seperti “mode dewa” di VS Code — semua bisa dilakukan dari satu tempat.

3. Zen Mode — Fokus Tanpa Gangguan

Terkadang, gangguan visual seperti sidebar, terminal, atau tab bisa mengurangi fokus saat menulis kode.
Nah, fitur Zen Mode hadir untuk menyelamatkan.

Aktifkan dengan:
Ctrl + K Z (Windows/Linux) atau Cmd + K Z (Mac).

Semua panel akan hilang, dan kamu bisa fokus penuh pada satu file.
Untuk keluar, tekan Esc dua kali.

Cocok banget kalau kamu lagi ingin “deep work” tanpa distraksi dari notifikasi atau tampilan lain.

4. Emmet Shortcuts — Menulis HTML & CSS Lebih Cepat

Emmet sudah tertanam langsung di VS Code, tapi banyak yang belum tahu betapa powerful-nya fitur ini.

Coba ketik:

ul>li*5

Lalu tekan Tab.
Hasilnya:

<ul>
  <li></li>
  <li></li>
  <li></li>
  <li></li>
  <li></li>
</ul>

Kamu juga bisa mengetik div.container>h1.title+p.desc lalu tekan Tab, dan langsung muncul struktur HTML lengkap.
Untuk CSS, ketik m10 lalu tekan Tab → otomatis menjadi margin: 10px;.

Fitur ini benar-benar menghemat waktu dalam penulisan markup dan styling.

5. Split Editor — Buka Beberapa File Sekaligus

Kalau kamu sering membuka beberapa file sekaligus, fitur Split Editor bisa jadi penyelamat.
Cukup klik ikon “Split” di kanan atas editor atau tekan:

Ctrl + \

Lalu pilih file lain untuk ditampilkan berdampingan.

Kamu bisa menulis di satu file sambil melihat referensi di file lain.
Misalnya: menulis kode index.js di kiri dan membaca api.js di kanan.

6. IntelliSense yang Cerdas — Lebih dari Autocomplete

Banyak yang mengira IntelliSense hanya sekadar “autocompletion”, padahal lebih dari itu.
VS Code menggunakan IntelliSense untuk memberikan saran konteks cerdas, termasuk:

  • Dokumentasi fungsi saat hover.

  • Informasi parameter saat mengetik.

  • Saran import otomatis untuk modul.

Kamu juga bisa menekan Ctrl + Space untuk memunculkan saran manual.
Fitur ini sangat membantu, terutama di proyek TypeScript, Python, atau React.

7. Go to Definition & Peek Definition — Navigasi Super Cepat

Saat kamu ingin tahu dari mana sebuah fungsi berasal, gunakan:

  • Go to Definition: F12 → membuka file asal fungsi.

  • Peek Definition: Alt + F12 → menampilkan definisi langsung di jendela pop-up kecil.

Fitur ini menghemat waktu karena kamu tidak perlu menelusuri seluruh folder untuk mencari file sumbernya.

8. Integrated Terminal — Tidak Perlu Buka CMD Lagi

Daripada berpindah jendela ke Command Prompt atau Terminal, gunakan integrated terminal bawaan VS Code.

Buka dengan:

Ctrl + `

Terminal ini otomatis berada di folder proyek kamu.
Kamu bisa menjalankan perintah seperti:

npm install
php artisan serve
git commit -m "update"

Langsung dari dalam VS Code — tanpa meninggalkan editor.

9. Live Share — Kolaborasi Coding Real-Time

Fitur Live Share memungkinkan kamu berkolaborasi dengan rekan tim secara real-time tanpa perlu mengirim kode manual.

Kamu bisa:

  • Berbagi sesi coding langsung.

  • Menulis kode bersamaan.

  • Bahkan debugging bareng.

Cara menggunakannya:

  1. Install ekstensi Live Share dari marketplace.

  2. Klik ikon “Live Share” di sidebar.

  3. Bagikan link ke temanmu.

Fitur ini sangat membantu tim remote developer, terutama saat pair programming atau review kode.

10. Settings Sync — Sinkronisasi Otomatis Antar Perangkat

Kalau kamu bekerja di lebih dari satu komputer, kamu pasti tidak mau repot mengatur ulang tema, ekstensi, dan keybinding di setiap perangkat.
Dengan Settings Sync, kamu bisa menyimpan semua konfigurasi ke akun GitHub atau Microsoft dan menyinkronkannya otomatis.

Cara mengaktifkan:

  1. Tekan Ctrl + Shift + P.

  2. Ketik >Turn On Settings Sync.

  3. Pilih akun untuk login dan sinkronisasi.

Mulai dari tema, shortcut, hingga extensions — semuanya akan sama di setiap komputer yang kamu pakai.

11. Snippets Kustom — Tulis Kode dengan Template Pribadi

Snippets memungkinkan kamu membuat template kode sendiri.
Misalnya, kamu sering menulis struktur fungsi PHP seperti ini:

function namaFungsi() {
    // kode
}

Kamu bisa membuat snippet agar cukup mengetik fn lalu Tab, dan struktur ini langsung muncul.

Langkah membuat snippet:

  1. Buka Command Palette → ketik >Configure User Snippets.

  2. Pilih bahasa (misalnya PHP atau JavaScript).

  3. Tambahkan snippet:

    "Function Template": {
      "prefix": "fn",
      "body": [
        "function ${1:namaFungsi}() {",
        "\t$0",
        "}"
      ],
      "description": "Membuat fungsi PHP cepat"
    }

12. Rainbow Brackets dan Indent Guides — Bikin Kode Lebih Mudah Dibaca

Kamu bisa menginstal ekstensi seperti Rainbow Brackets untuk memberi warna berbeda pada setiap tanda kurung.
Selain itu, aktifkan indent guides agar struktur kode terlihat lebih jelas.

Caranya:

Ctrl + ,

Lalu cari “indent guides” dan aktifkan.

Kombinasi keduanya sangat membantu saat kamu bekerja dengan kode yang memiliki banyak nested elements.

Kesimpulan

Visual Studio Code bukan sekadar editor biasa — ia adalah alat produktivitas yang luar biasa.
Namun, banyak fitur luar biasa di dalamnya masih belum dimanfaatkan oleh sebagian besar pengguna.

Mulai dari multi-cursor editing, Zen mode, Live Share, hingga settings sync, semua fitur ini bisa membuat pengalaman ngodingmu jauh lebih cepat, rapi, dan menyenangkan.

Semakin kamu mengenal fitur-fitur rahasia VS Code, semakin besar pula efisiensimu dalam bekerja.
Jadi, jangan hanya pakai VS Code untuk mengetik — eksplor dan manfaatkan kekuatannya sepenuhnya!